Mengenai Saya

Foto saya
Ingin memberi makna bagi banyak orang, melalui talenta yang telah Tuhan berikan. Mengisi kehidupan dengan mengajar, training, melulis buku, konsultan manajemen, talkshow di radio, TV, pembicara di berbagai event, seminar, konseling, dan pelayanan.

THE POWER OF VISION

Minggu lalu saya memberikan pelatihan leadership untuk karyawan dari beberapa perusahaan. Ketika saya melontarkan sebuah pertanyaan, “apa visi dan misi perusahaan anda?”. Sungguh membuat tercengang, karena banyak yang tidak menjawab. Beberapa mengatakan, “lupa”. Dan beberapa yang lain mengatakan, “saya ngga hafal ibu….., karena terlalu panjang”.
Jelas mereka tidak memahami makna visi dan misi bagi sebuah organisasi. Visi adalah gambaran masa depan yang diharapkan yang tervisualisasikan secara jelas melalui pikiran dan jiwa. Visi biasanya besar dan mulia. Sedangkan misi merupakan target-target yang harus diraih untuk mencapai visi yang telah ditetapkan. Visi sebuah organisasi akan memimpin seluruh anggotanya untuk berkegiatan mengarah pada suatu tujuan. Visi akan menjadi spirit di dalam menjalankan roda organisasi. Sehingga seharusnyalah setiap anggota organisasi tidak sekedar mengetahui dan hafal, tetapi lebih dari itu visi harus dijiwai dan merasuk ke seluruh pikiran dan relung hati. Dengan demikian maka visi tersebut sebagai penggerak, dan organisasi tersebut pasti memiliki energy yang besar untuk mewujudkan visi tersebut.
Visi dan misi bagaikan sebuah impian yang ingin di raih. Sebuah organisasi dimana setiap anggotanya tidak mengetahui visi-misinya, biasanya organisasi tersebut perkembangannya lamban. Seperti organisasi tanpa roh. Seperti tidak ada spirit yang kuat yang akan menggerakan setiap orang untuk berlari mengejar impiannya, karena tidak tahu impiannya apa. Ibaratnya orang berjalan, ia tidak mengetahui tujuannya kemana. Bisa dibayangkan, orang tersebut mudah limbung dan pasti lamban. Lain halnya jika tujuan telah ditetapkan, maka ia akan berjalan cepat karena arahnya pasti, karena terpimpin oleh kemauan dan harapan untuk segera sampai tujuan.
Minimal ada dua hal mengapa kondisinya demikian. Pertama, visi yang diciptakan memang tidak jelas dan mungkin tidak terukur. Visi yang demikian itu tidak memiliki kekuatan. Visi-misi yang kurang spesifik, terlalu luas, tidak jelas ukuran tingkat keberhasilannya, sehingga visi-misi tersebut tidak membangkitkan daya juang anggota untuk mewujudkannya. Kemungkinan kedua, visi sudah bagus, tetapi tidak disosialisaikan dengan cara yang baik, sehingga visi tersebut sangat lemah dan tidak mampu menciptakan semangat pada anggotanya. Keberadaan visi itu hanya formalitas saja. Banyak organisasi kondisinya demikian, mempunyai visi-misi bagus tetapi hanya formalitas saja, hanya ada dalam catatan atau company profile saja. Kepentingannya hanya untuk pihak luar, bahwa organisasi tersebut punya visi-misi. Padahal untuk pihak internal tidak kalah pentingnya. Karena sesungguhnya visi-misi adalah rohnya organisasi tersebut.
Bagaimana supaya sebuah organisasi memiliki spirit yang kuat?. Ciptakan powerful vision dan miliki smart mission. Kemudian sosialisasikan dengan cara yang tepat. Buatlah ico-icon, tulisan-tulisan atau symbol-simbol di lingkungan organisasi supaya visi-misi tersebut setiap saat setiap waktu bisa terlihat, terbaca, dan secara tidak sadar terpikirkan. Buatlah seluruh atmosfir dilingkungan organisasi tersebut semuanya terwarnai oleh visi-misi yang telah diciptakan.
Bulan lalu, saya bersama anggota besar KG Group, sekitar 150 karyawan wilayah Jateng – DIY, nonton film bareng, dalam acara Knowledge Movie, judul film yang dipilih adalah Market Fish. Cerita dalam film tersebut sebenarnya kisah nyata dari sebuah pasar ikan yang terletak di Seattle, Washington, yang bernama Pike Fish Place. Kedai di pasar ikan tradisional yang sepi, yang hampir dijual itu, akhirnya mampu melejit, dimulai dengan memiliki sebuah visi yang sangat powerful. Visinya adalah menjadi paling terkenal di dunia. Selanjutnya visi tersebut diyakini oleh semua pimpinan dan karyawannya, bahwa itu pasti bisa dicapai. Untuk mencapai visi tersebut misi yang ditargetkan dicapai adalah semua pengunjung mendapatkan kesan yang mendalam dengan Pike Fish Place. Untuk itu strategi yang dipilih adalah dengan memberikan pelayanan yang fantastis untuk semua pengunjung. Tidak hanya yang sudah menjadi pelanggan yang dilayani secara fantastis, tetapi semua pengunjung, walaupun tidak beli, tetap dilayani dengan cara yang sangat luar biasa. Lalu mulailah mereka membangun komitmen yang tinggi untuk mencapai visi itu. Membangun keyakinan yang kuat pada seluruh karyawan bahwa visi itu bisa tercapai. Berperilaku seolah segala sesuatunya sudah tercapai. Ada 4 yang menjadi filosofi dari Pike Fish Place dalam bekerja, yaitu memilih sikap yang benar setiap hari, bersenang-senanglah dalam bekerja dan rasakan seperti bermain, jadikan setiap hari untuk membahagiakan pengunjung, dan melayani dengan focus dan sepenuh hati.
Kesimpulan yang saya ambil dalam knowledge movie tersebut, yang sekaligus saya sampaikan sebagai refleksi pada pertemuan itu, bahwa kunci keberhasilan dari Pike Fish Place adalah :
1. Memiliki powerful vision, yaitu “menjadi terkenal di dunia”. Visi itu mudah dimengerti, mudah diingat, dan mampu menjadi spirit semua karyawan dalam bekerja dengan gembira dan penuh semangat.
2. Memiliki smart mission, yaitu “membuat semua pengunjung terkesima dengan kesan yang mendalam”. Misi tersebut spesifik dan tingkat keberhasilannya jelas, yaitu pengunjung mendapatkan kesan mendalam, sehingga mereka tidak mungkin melupakan dan akan terus mengingat Pike Fish Place. Kalau pengunjung berkesan pasti mereka akan bercerita ke teman-temannya atau saudara atau mungkin relasi yang lainnya. Itu berarti akan menjadi marketer yang luar biasa bagi Pike Fish Place tanpa harus mengeluarkan biaya promosi. Sehingga jalan menjadi terkenal di dunia sudah terbuka.
3. Memiliki strategi yang jitu dengan 4 cara melayani yang fantastis, yaitu memilih sikap positif setiap hari, bersenang-senang dengan pekerjaan, menjadikan setiap hari untuk kebahagiaan pengunjung, dan melayani pengunjung dengan focus serta sepenuh hati. Keempat strategi itu sungguh-sungguh mampu merebut hati pengunjung untuk selalu senang datang ke Pike Fish Place. Pada awalnya hanya ingin tahu, tetapi selanjutnya hampir pasti mereka jadi pelanggan.
4. Membangun komitmen yang kuat sehingga setiap karyawan menjadi senang melayani, menjalankan semua pekerjaan dengan iklas, antusian dan gembira. Melayani setiap pengunjung sesuai dengan reaksi mereka masing-masing. Artinya setiap pengunjung dilayani secara special.
Mari kita ambil pelajaran dari keberhasilan Pike Fish Place tersebut. Dengan beberapa penyesuaian, saya percaya banyak yang bisa diaplikasikan ke dalam lingkungan anda. Barangkali visi-misi di dalam organisasi anda masih belum menjadi spirit bagi seluruh anggota organisasi. Pastikan bahwa organisasi tanpa roh itu tidak terjadi di dalam organisasi anda.
Ok, semoga tulisan saya memberi manfaat. Selamat berbenah diri untuk mencapai kemajuan terbaik. Salam buat semuanya……… dan Keep Fighting…..!!!

Harian Jogya, 31 Januari 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar